![]()
Aku sudah 5 bulan loh, ga terasa ya. Beratku sekarang 7,5kg dengan pjg 63 cm. Hmm pendek apa panjang seh. Pengennya mama seh… aku jadi tinggi,
ya memperbaiki keturunan karena mama papa ku kecil-kecil. Kulitku makin gelap, rambutku semakin gondrong, dan pola tingkahku semakin banyak.
Rambut depanku semakin membumbul ke atas, bagian samping dan belakang juga semakin panjang. Dengan PD nya mama dan Yang Ti berkolaborasi untuk memotong rambutku. Yang Ti yang pegangin aku, mama yang motong rambut. Tapi mama sebel Yang Ti jadi yang ngatur-ngatur …”pake sisir dong jangan pegang pake tangan”. Padahal mama lebih enak megang rambutnya pake tangan. Ya begitulah ibu-ibu antar generasi suka ga match cara mengurus anak.
Sore harinya aku di mandikan oleh tante Sari. Tante Sari kaget dan panggil-panggil Yang Ti. Hihi aku udh mulai bangun dari setengah tidur kemudian duduk sendiri.
Kata Yang Ti pantesan beberapa hari ini pupi ku warna hijau, mau pintar ya…
Jadinya semaleman aku becanda sambil duduk di pegangin sama papa.
Hari minggu tiba, aku diajak ke rumah Om Nyanyo yang baru. Abis Yang Ti pengen aku ikut, ya terpaksa mama juga ikut, papa juga ikut. Hanya Tante Muti dan Mba Wiwi yang tersisa di rumah.
Sampe sana aku pupi..broott hijau berlendir. Kata ibunya Om Nyanyo Azka mau pinter. Setelah sampai rumah ga berapa lama broottt.. lagi, sedikit sih tapi warna hijau berlendir juga.
Karena badanku agak hangat sore hari aku di lap saja, langsung di bawa ke tukang urut.
Huaaa..aku teriak-teriak nangis sejadi-jadinya. Mataku sembab keluar air mata, rambutku basah berkeringat, punggung ku kemerahan, mama ga tega karena aku ga pernah nangis seperti itu.
Ada setengah jam aku di urut. Di perjalanan dan sampai rumah merajukku ga berhenti, Walau tidak sedashyat waktu di urut.
Gerakkanku tidak selincah biasanya, hanya mericau saja. Tidak berbalik tengkurep, tidak teriak-teriak, walau masih bermain dengan kakiku. Aku di kamar saja, tidak boleh keluar karena mau istirahat, tapi tidak bisa tidur juga. Malam hari sebelum bobo aku pupi lagi Broottt ternyata warnanya hijau tua seperti warna daun suji. Duh mama kaget, teriak ke Yang Ti. Khawatir banget, tapi kata Yang Ti gpp mau pinterr.
Kenapa seh Eyang-Eyang itu bilangnya mau pintar, kalo mama tanya ke temen-temennya itu katanya waktu ngisep ASI foremilknya yang keisep, hindmilknya yang ada lemaknya ga ke isep jadi hijau. Hehe dasar eyang-eyang!!